Selain Cantik, Ternyata Hebat Loh Di Turnamen Game

Setelah sebelumnya kita bahas adalah tim E-Sport yang hadir mengisi turnamen PUBG di Indonesia, saat ini waktunya kita kasih ke kalian wanita cantik yang bening-bening dimana, wanita ini hebat dalam berbagai amcam permainan yang ada. Untuk skalanya sendiri kita ambil yang sudah berskala internasional ya guys. Sebelum kita msuk kedalam Intinya, disini adaloh ketentuan yang harus diikuti jika kalian ingin menjadi seorang pemain game yang profesional. Diantaranya ; harus benar-benar wanita ya gengs, lalu pemain yang dimainkan ini akan dimasukkan berdasarkan prestasi dan juga keaktifan dari kalian untuk mengikuti turnamen di cabang esport.

Maka dari itu, tidak sembarang orang saja yang bisa masuk mengikuti permainan dengan skala yang sudah internasional atau sudah profesional ya guys. Yuk, cek beberapa atlet wanita yang kita maksudkan ini.

Pemain Game Wanita Yang Hebat Skala Internasional

# CSGO – Juliano Kiran

Untuk CSGO wanita inidalam turnamennya juga memiliki kompetitif dan juga profesional. Dari sedikitnya pemain wanita yang bermain di level Internasional ini pun, menjadi salah satu sorotan media yakni Juliano asala Swedia. Dirinya sering disebut sebagai pemain CSGO wanita terbaik, dan Julia sendiri sudah memainkan game tersebut sejak tahun 2013 pada versi 1.6.0. dimana dirinya juga menjuarai ESWC 2013 lalu pad cabang CSGO wanita dengan tim Druidz.

Nah dari situlah, dengan tim manapun dirinya keluar sebagai seorang juara di turnamen-turnamen khusus wanita yang skalanya internasional. Beberapa diantara dari turnamen ini seperti Intel Challenge Katowice 2016&2017 semuanya di dapatkan oleh Julian. Jadi jangan macem-macem ya kalian para menain CSGO jika bertemu dengan wanita yang satu ini.

# Tekken 7 – Tanukanna

Selanjutnya beranjak dari permainan perang, ke permainan fighting. Dimana permainan ini merupakan permainan yang sangat variatif isinya. Kalangan anak muda, tua, ras kulit putih, ras kulit hitam pun bisa kalian temui pada aajang turnamen yang digelar dalam skala internasional ini. tak ketinggalan, turnamen ini juga bisa diikuti oleh para wanita diluaran sana loh guys. Walau bsia dikatakan untuk jumlah pemain yang disediakan memang masih minim, namun minim-minim gini kualitas dari pemainnya langsung Mantoel!!

Dari sejarahnya yang ada nih, ternyata Tanakunna masih termasuk kedalam pemain baru di scane internasional Tekken ini. dilansir dari salah satu media bahwasannya dirinya ini baru memulai sepak terjangnya dalam permainan ini sejak adanya tekken 6, namun untuk bermainnya masih dalam lingkup lokal dan tidak pernah pergi keluar dari Jepang. Ketika tekken 7 muncul tahun 2015, dirinya baru mulai menekuni dan di tahun 2017 lalu dirinya pun menambah pengalamannya dengan mengikuti turnamen yang ada di Amerika Serikat.

Untuk prestasinya sendiri, menempati peringkat 10 besar di no 9 pada finla Round XX, lalu peringkat ke 3 di Combo Breaker tahun 2017, serta peringkat ke 7 di Tahiger Uppercut tahun 2017 silam juga.ini sudah jelas, akan menjadi penantang tangguh di tekken 7 kedepannya lagi.

# Street Fighter V – Yuko Chocoblanka

Mirip-mirip seperti permainan Tekken 7 miliki si Tanukana, bahwasannya game ini merupakan game pertama yang dimainkan oleh Blanka yang dirilis di arcade tahun 2008 silam. Karena daya penasaran dan juga keinginan yang besar menjadi seorang pemain yang handal, akhirnya dirinya memiliki niat untuk berlatih dengan serius dan bahkan maju ke level yang lebih kompetitif lagi. Selama dirinya bermain secara  kompetitif, Blanka pun sebenarnya tidak pernah mendapatkan kejuaraan turnamen dalam ajang apapun itu, yang dimana kalah jauh dari suaminya yakni Yusuke Momochi. Namun, dirinya sendiri pernah mendapatkan Placement yang cukup tinggi serta bisa dikenal sebagai salah satu pemain Blanka yang cukup ditakuti di turnamen besar dan juga mampu mengalahkan pemain-pemain terkenal yang membuat dirinya direkrut oleh Evil Geniuses.

Saat ini setelah menikah dengan Momochi, Blanka dan suaminya itupun keluar dari Evil Geniuses dan saat ini bergabung dengan EchoFox. Selain berkompetisi , keduanya juga mengelola yang namanya Shinobism yakni sebuah organisasi yang dimana untuk melatih bibit pemain baru yang ada di negara jepang.

Posted in Blog by Clyde Washington